Ahok Ingin Bangun Bandara di Karawang

Rabu, 1 Maret 2017 20:02:36 - Posting by - 1131 views

BALAI KOTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menggusulkan untuk membangun bandara baru di Karawang, Jawa Barat. Menurutnya, Karawang lebih cocok dibangun bandara ketimbang di Marunda, Jakarta Utara. 

"Misalnya, kami ingin membangun bandara di Marunda, ternyata tidak menambah kapasitas. Bandara yang cocok itu di Karawang. Kebetulan, tanahnya hampir 90 persen milik Perhutani. Nah ini yang akan kita sampaikan ke (pemerintah) pusat," papar dia dalam rapat kerja gubernur forum kerja sama daerah 'Mitra Praja Utama' di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (27/11).

Mantan bupati Belitung Timur itu pun mengajak para investor untuk terlibat dalam rencana pembangunan tersebut. Tapi, bila tidak ada investor yang berminat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengerjakannya sendiri. 

"Kalau ternyata investor ragu-ragu mau bangun bandara, keuntungannya masih lama, biar DKI saja yang jadi investor. Karawang pasti akan maju," ujar suami Veronica Tan itu.

Sebelumnya, Basuki pernah menyampaikan wacana ingin membangun bandara di Marunda yang akan diberi nama Ali Sadikin International Airport (ASIA). Pembangunan bamdara dimaksudkan memperlancar distribusi logistik sehubungan dengan semakin padatnya arus lalu lintas udara di Bandara Soekarno-Hatta. 

Pembangunan bandara di Karawang, menurut Ahok, sapaan Basuki, tidak terlepas dari rencana pemprov menghibahkan dana kepada kota mitra. "Jakarta ini bingung mau ngabisin uang. Jadi, ketimbang ditangkap jaksa, mending uangnya dialokasikan untuk daerah mitra," kata Ahok. Meski tidak menyebutkan angka, Ahok menjamin pemprov memiliki sisa anggaran 2014 yang masih bisa digunakan pada 2015. 

Terdapat 10 provinsi yang tergabung dalam MPU, yaitu Provinsi DKI Jakarta, DI Yogjakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Lampung, NTT, NTB, dan Bali. Menurut Ahok, 10 Provinsi tersebut tak bisa jalan sendiri-sendiri.

Rapat kerja itu dihadiri 10 kepala daerah, di antaranya, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Plt Gubernur Banten Rano Karno, dan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi. Sementara, pemerintah pusat diwakili Menko Perekonomian Sofjan Djalil, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. 

Di hadapan para pejabat tersebut, Ahok berharap, ke depannya pemerintah di 10 provinsi yang tergabung dalam 'Mitra Praja Utama' tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan program pembangunannya. "Kalau jalan sendiri-sendiri, kita tidak akan maju. Tahun depan sudah AFTA. DKI sudah komitmen ingin mengedepankan kesejahteraan. Kalau sembilan provinsi maju, pasti akan berdampak ke DKI. Kesejahteraan sembilan mitra adalah kesejahteraan DKI," ucap dia

Tags #

Mitra Praja Utama

Biro Tata Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta
Gedung Balaikota Blok G Lantai 10
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 8-9 Jakarta
Telepon/fax: (021) 380 9119

Provinsi MPU

NTT
Banten
NTB
Lampung
Bali
Jawa Timur
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
DKI Jakarta
Jawa Barat